Asian Spectator

Men's Weekly

.

Produsen rokok elektrik Juul didenda US$ 438,5 juta karena menyasar remaja via media sosial, pesta, dan model

  • Written by Jon-Patrick Allem, Assistant Professor of Research in Population and Public Health Sciences, University of Southern California
Produsen rokok elektrik Juul didenda US$ 438,5 juta karena menyasar remaja via media sosial, pesta, dan modelSebuah survei pada 2021 menunjukkan bahwa lebih dari 2 juta remaja di Amerika Serikat menggunakan roko eletrik.Aleksandr Yu/iStock via Getty Images Plus

Pada awal September 2022, pembuat rokok elektronik Juul Labs – wajah dari epidemi vaping di kalangan remajasetuju untuk membayar denda US$438,5 juta atau sekitar Rp 6,6 triliun kepada...

Magazine

Bagaimana tambang mineral kritis mengancam sumber air di Manggarai, NTT

● Pengelolaan mata air di Manggarai, NTT, melalui kelembagaan adat semula berjalan baik bertahun-tahun.● Tapi kini, sumber air terancam ekspansi tambang yang tumpang tindih dengan wilayah ...

Indonesia kekurangan tenaga ahli kesehatan jiwa, bisakah program Titian jadi solusinya?

● Program Titian memicu polemik karena dinilai tumpang tindih dengan standar psikolog klinis yang sudah ada.● Program ini bisa beralih menjadi pendidikan spesialis klinis yang belum ada di...

Waspadai represi digital menguat lewat RUU Disinformasi dan Propaganda Asing

Definisi propaganda dalam kamus.hermanthos● RUU Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing membuka ruang represi, meski ditujukan untuk pencegahan.● RUU ini berpotensi membuat repres...