Asian Spectator

Men's Weekly

.

Kunjungan Jokowi ke Rusia dan Ukraina lebih tentang keuntungan domestik, bukan kepentingan global

  • Written by Radityo Dharmaputra, Lecturer in Russian and Eastern European Studies, Department of International Relations, Universitas Airlangga, Universitas Airlangga
Kunjungan Jokowi ke Rusia dan Ukraina lebih tentang keuntungan domestik, bukan kepentingan globalPresiden Joko Widodo.Ria Novosti/The Kremlin

Banyak politikus dan tokoh publik di Indonesia yang mengklaim bahwa Presiden Joko Widodo, yang akrab disapa Jokowi, layak mendapatkan Penghargaan Nobel Perdamaian (Nobel Peace Prize) atas kunjungannya ke Rusia dan Ukraina baru-baru ini.

Para pendukung Jokowi meyakini bahwa ia berhak atas penghargaan itu...

Magazine

Program televisi dari AI: Inovasi teknologi atau degradasi seni?

● Program ‘Legenda Bertuah’ menjadi pionir tayangan televisi di Indonesia yang memanfaatkan AI secara penuh.● Penggunaan teknologi ini memicu kritik terkait potensi hilangnya k...

Bukan lagi kemanusiaan, Prabowo ingin diplomasi Indonesia fokus pada ketahanan

Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di ruang konferensi di International Congress Centre, Sharm El-Sheikh, Mesir, pada Senin, 13 Oktober 2025.Muchlis Jr/Biro Pers Sekre...

Kenapa perbankan kurang berminat mendanai proyek energi terbarukan?

● Laju transisi energi nasional cenderung kurang cepat.● Hal ini disebabkan masih sulitnya pendanaan proyek-proyek energi terbarukan yang cenderung mahal.● Diperlukan promosi dan ino...