Asian Spectator

Men's Weekly

.

Iranian Nobel Peace Prize winner Narges Mohammadi, in prison for speaking up against human rights violations, has been a voice for women for almost two decades

  • Written by Pardis Mahdavi, President, University of La Verne
Iranian Nobel Peace Prize winner Narges Mohammadi, in prison for speaking up against human rights violations, has been a voice for women for almost two decadesNarges Mohammadi, a jailed Iranian women's rights advocate, won the 2023 Nobel Peace Prize. Photo taken in 2021.Reihane Taravati / Middle East Images / Middle East Images via AFP

“Woman, Life, Freedom,” the slogan adopted by Iranians to protest the unjust death of Mahsa Amini in 2022, is, according to the Norwegian Nobel Committee, the m...

Magazine

Angka deforestasi meningkat, bayang-bayang krisis dan bencana mengintai

● Deforestasi Indonesia meningkat tajam, terjadi di semua pulau besar, terutama Kalimantan dan Papua.● Lonjakan ekstrem turut terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, berkorela...

Harga BBM ditahan: Boleh berlega hati atau hanya menunda masalah?

CC BYDampak nyata Perang Amerika Serikat dan Iran masih berlanjut, penutupan selat hormuz oleh pihak Iran melambungkan harga minyak mentah hingga US$100 per barel (senilai Rp17 juta) dan diperkirakan ...

Riset: Proyek geotermal di sejumlah daerah lanjut terus meski banyak melanggar HAM

● Terdapat banyak pelanggaran HAM dalam pengembangan proyek geotermal di Indonesia.● Riset Pusham UII di antaranya menemukan pelanggaran hak atas partisipasi, hak-hak ekonomi, sosial, dan ...