Asian Spectator

Men's Weekly

.

Why the growing number of foreign agent laws around the world is bad for democracy

  • Written by Maxim Krupskiy, Visiting scholar, Russia and Eurasia Program, Tufts University
Why the growing number of foreign agent laws around the world is bad for democracyGeorgians protest a foreign agent bill that mirrored a Russian law used to crack down on dissent.Vano Shlamov/AFP via Getty Images

After several days of mass protests and clashes between protesters and police in early March, the ruling party of Georgia, a former Soviet state located in the Caucasus, succumbed to pressure and abandoned its proposed...

Magazine

Bahaya normalisasi doksing: Warganet bisa kebablasan jadi ‘hakim’ moral

(Kenary820/Shutterstock)● Warganet kerap melakukan ‘doxing’ dan merasa berhak menghukum orang yang menurut mereka bersalah.● Doksing merupakan pelanggaran privasi dan termasuk ...

Setop bilang ‘tolong’ dan ‘terima kasih’ ke ChatGPT bisa selamatkan Bumi? Faktanya tak sesederhana itu

Serene Lee/Getty ImagesSebagian orang di internet percaya kalau berhenti mengucapkan “tolong” dan “terima kasih” kepada ChatGPT bisa berkontribusi menyelamatkan Bumi. Gagasan i...

Survei: Masih gunakan logika media cetak, media siber belum maksimalkan interaksi dengan audiens

shutterstock(IgraDesign/Shutterstock)● Media ‘online’ di Indonesia kurang memanfaatkan ruang interaksi dengan audiens.● Fungsi tradisional masih mendominasi ruang redaksi, belu...