Asian Spectator

Times Advertising

Should we bring back the dodo? De-extinction is a feel-good story, but these high-tech replacements aren’t really ‘resurrecting’ species

  • Written by Risa Aria Schnebly, Ph.D. Student in Biology and Society, Arizona State University
Should we bring back the dodo? De-extinction is a feel-good story, but these high-tech replacements aren’t really ‘resurrecting’ speciesAn impossible sight – but maybe not for long.Beeldbewerking/iStock via Getty Images Plus

It’s no secret that human activities have put many of this planet’s inhabitants in danger. Extinctions are happening at a dramatically faster rate than they have over the past tens of millions of years. An estimated quarter of all species on...

Magazine

Ancaman blokir Wikipedia: Tanda kuatnya hasrat negara mengontrol narasi publik

shutterstock(Pixinoo/Shutterstock)● Ancaman blokir Wikipedia menandai obsesi negara memperluas kontrol atas infrastruktur pengetahuan publik.● Regulasi menjadi instrumen yang memaksa platf...

Bukan cuma ikan sapu-sapu, ada banyak spesies invasif di perairan kita termasuk ikan nila

● Spesies invasif seperti ikan sapu-sapu, red devil, ikan cere, dan nila merupakan ancaman serius bagi ikan-ikan lokal.● Penyebaran spesies invansif terjadi akibat aktivitas manusia (perda...

Toleransi di ruang digital: Bagaimana tayangan Youtube ‘Login’ menggeser metode dakwah konvensional

● Media sosial mengubah ekspresi toleransi yang kaku, elitis, dan ‘top-down’ menjadi lebih cair dan egaliter.● Program seperti ‘Login’ membumikan isu agama yang ber...