Asian Spectator

Men's Weekly

.

Kenapa Indonesia butuh sistem otopsi mayat yang independen dan imparsial? Belajar dari kasus Brigadir Yosua

  • Written by Yoni Syukriani, Dosen bidang Ilmu Kedokteran Forensik & Medikolegal dan bidang Bioetika Humaniora, Universitas Padjadjaran
Kenapa Indonesia butuh sistem otopsi mayat yang independen dan imparsial? Belajar dari kasus Brigadir YosuaSetelah autopsi ulang jasad Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat dimakamkan kembali di kampungnya, Sungai Bahar, Muarojambi, Jambi, 27 Juli 2022.ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/nym

Hasil otopsi ulang atas jasad Brigadir Polisi Nofriansyah Yosua Hutabarat yang dipublikasikan Senin lalu menunjukkan tak ada tanda-tanda penyiksaan di tubuh korban...

Magazine

The Role of Family Lawyers in Protecting Children’s Interests

When family relationships break down, decisions about children can become tense quickly. In these matters, the focus is meant to stay on what supports a child’s wellbeing, even when adults feel hurt...

Buying Managed IT Services in Australia (Without Paying for Surprises)

Managed IT usually becomes a serious conversation when interruptions start affecting delivery. For most Australian businesses in the 7–100 staff range, that shift happens quietly.  For example, clo...

Ramadan jadi peluang ‘brand’ melejit: Intip strategi Marjan, Promag, dan sarung Atlas

● Ramadan secara tradisi mendorong terjadinya peningkatan konsumsi masyarakat yang cukup signifikan.● Karena itu, Ramadan kerap dijadikan momen untuk meningkatkan omzet bagi brand.● ...