Asian Spectator

Times Advertising

Tragedi Stadion Kanjuruhan: kenapa dan bagaimana _stampede_ menelan begitu banyak korban setelah kompetisi sepak bola?

  • Written by Jonatan A Lassa, Senior Lecturer, Humanitarian Emergency and Disaster Management, College of Indigenous Futures, Arts and Society, Charles Darwin University
Tragedi Stadion Kanjuruhan: kenapa dan bagaimana _stampede_ menelan begitu banyak korban setelah kompetisi sepak bola?Aparat keamanan menembakkan gas air mata untuk menghalau suporter yang masuk lapangan usai pertandingan sepak bola BRI Liga 1 antara Arema dan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, 1 Oktober 2022. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/tom.

Tragedi kematian 131 orang, termasuk 33 anak, akibat ‘kerusuhan’ sesaat setelah kompetisi sepak bola di...

Magazine

Bahaya bertanya ke AI: Separuh jawaban kesehatan menyesatkan, meski terdengar meyakinkan

Ilustrasi AI.Who is Danny/Shutterstock.comBayangkan kamu baru saja didiagnosis kanker stadium awal. Sebelum janji temu berikutnya dengan dokter, kamu bertanya ke chatbot berbasis kecerdasan buatan (AI...

Why Contractors Suction Hose Solutions Are Essential For Heavy-Duty Fluid Handling

In industries where materials move as relentlessly as time itself, equipment must match that intensity. Whether on construction sites, agricultural operations, or large-scale industrial setups, flui...

Skenario terburuk El Niño 2026: Puncak ‘neraka’ panas yang mengancam

Tahun ini Indonesia diprediksi bakal menghadapi musim kemarau yang tidak biasa. Bukan hanya sekadar panas, musim kemarau juga diperkirakan akan datang lebih cepat, lebih kering, dan masanya lebih lama...