Asian Spectator

Times Advertising

Mengenal 'bisnis' ekstraksi data yang dilakukan Bjorka dan siapa yang diuntungkan secara ekonomi

  • Written by Anindya Dessi Wulansari, Lecture at Universitas Tidar and Research Fellow at Institute of Governance and Public Affairs Universitas Gadjah Mada, Universitas Tidar Magelang
Mengenal 'bisnis' ekstraksi data yang dilakukan Bjorka dan siapa yang diuntungkan secara ekonomiPemindai sidik jari.Freepik, CC BY

Tindakan peretasan dan pencurian data yang dilakukan oleh akun Bjorka tidak hanya memantik kesadaran tentang keamanan data secara kolektif, tapi juga membuka pandangan kita tentang ekstraksi data dan nilai ekonomi data tersebut.

Ekstraksi data dapat diartikan sebagai proses pengambilan data dari sumbernya....

Magazine

Jejak pengetahuan astronomi Nusantara sejak lebih dari 1000 tahun lalu: Dari candi hingga prasasti kuno

● Astronomi Indonesia telah berkembang sejak abad ke-7 dan ke-8 Masehi, jauh sebelum Observatorium Bosscha berdiri pada 1920.● Pendekatan astro-arkeologi mengungkap bahwa orientasi candi e...

Negara berutang pada pemulung atasi persoalan sampah, sudah saatnya membayar jasa lingkungan mereka

● Pemulung berkontribusi besar mengurangi sampah, terutama dari rumah tangga yang merupakan sumber terbesar.● Meski berjasa, pemulung kerap mendapat stigma negatif dari masyarakat. Negara ...

Algorithms don’t care: how AI worsens the double burden for Indonesia’s female gig workers

Artificial intelligence is often celebrated as the future of work. It is efficient, innovative and neutral. Yet, for many women in Indonesia’s gig economy, AI feels like a source of mounting pre...